Wednesday, 23 May 2012
Bangkit Tani » Majalahnya Para Pemulia Dunia Pertanian

Menanti Atensi Bupati

Selasa, 22 September 2009, 16:52

bupatiSesungguhnya tulisan ini dengan sangat berat hati, guna menghindari kesan menggurui, tapi demi para petani juga demi panggilan hati harus dijalani, si kecil berpikir tentang hal besar karena ingin selalu
berubah supaya semakin besar lagi. Semoga saja perkiraan saya benar bahwa sebagaian besar para Bupati di negeri ini terlahir dari keluarga besar petani dan di tengah-tengah masyarakat petani, jadinya Bupati pun juga terpilih karena kontribusi suara para petani, kini saatnya para petani benar-benar mendapatkan atensi dari Bupati.

Pasti kita semua tahu peran orang tua kita dulu, bersusah payah agar anaknya bisa mengenyam pendidikan sematamata agar lebih berbudi pekerti, mengembangkan potensi diri agar nanti bisa mencari rejeki sendiri dan memberi arti bagi sesama insani.

Kalimat berkhasiat tersebut juga saya maknai bahwa sekarang Bupati dipilih langsung oleh para petani untuk dituakan di antara para petani, jadi orang tua para petani, orang tua yang baik pasti mengedepankan pendidikan bagi anak-anaknya. Maka para petanipun juga tetap butuh proses edukasi tiada henti.

Cara membekali para petani bukan hanya sekedar pupuk subsidi kimiawi, tapi jauh lebih berarti lagi yaitu media informasi, edukasi dan interaksi antar petani. Agar selalu mendapat bahan diskusi antar petani, bahkan dapat teman sejawat para petani yang baru untuk saling mengisi agar lebih produktif lagi.

Maka tidak sulit jika para Bupati menyisihkan anggaran untuk proses edukasi, berlangganan media milik para petani lalu disalurkan kepada setiap simpul masyarakat pemulia dunia pertanian, yang tetap memiliki visi membangkitkan semangat membangun dunia pertanian. Juga sebagai wujud apresiasi kepada
para petani hingga akhirnya kini jadi Bupati.

Semua itu ada di Majalah Bangkit Tani, yang memiliki komitmen membangun negeri dengan rasa memiliki dan mencintai dunia pertanian, karakternya pun sangat khas yaitu edukasi dan interaksi antar petani. Maaf, tidak bermaksud sematamata promosi Majalah Bangkit Tani ini.

Oleh :
Ernawati
(ernawati@yahoo.com)

Anda dapat memberi komentar untuk artikel ini.

Tulis Komentar Anda