Thursday, 27 November 2014
Bangkit Tani » Majalahnya Para Pemulia Dunia Pertanian

Sekali Lagi, Negeri Ini Butuh Pupuk Hayati

Selasa, 27 April 2010, 10:10

img_2104-copy

Sekarang baru kita sadari setelah puluhan tahun negeri ini nyaris hanya memakai pupuk NPK sintetik dan pestisida sintetik. Akibatnya kadar C-organik menjadi kurang dari 1%, padahal idealnya harus di atas 3%. Munculnya penyakit-penyakit yang resisten terhadap pestisida sintetik seolah menantang kita untuk lebih inovatif berbasis organik.Rendahnya proporsi kadar organik di pangan hasil pertanian kita mutlak menjadi perhatian serius demi kesehatan generasi mendatang dan memanfatkan peluang pangsa pasar dunia yang terbuka luas.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 28/Permentan/SR.130/5/2009 tentang Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah, pupuk hayati jika dikaji memberi multi fungsi :

1. Menambat nitrogen dari udara bebas yang memiliki kandungan 79%, padahal semua tanaman mutlak butuh nitrogen dalam jumlah besar.

2. Melarutkan Phospat dan Kalium padahal karakter tanah pertanian kita kaya P dan K ditambah akumulasi dari pemupukan TSP dan KCl yang selama ini termanfaatkan hanya 30% sisanya harus kita nikmati.

3. Menambah bahan organik, padahal tanah kita sedang sangat haus akan bahan organik guna meningkatkan c-organik tentu perlu disuplai mikroba perombaknya.

4. Penghasil fitohormon/ zat perangsang tumbuh organik yang secara alami disekresikan oleh mikroba dan jasadnya mikroba yang mati, fitohormon sangat dibutuhkan tanaman guna mendongkrak hasil usaha tani.

5. Sebagai biopestisida, karena mampu menghambat tumbuh kembangnya mikroorganisme pathogen melalui kompetisi hidup dan sekrenya yang meracuninya.

6. Mengakumulasi logam berat sehingga kadar logam berat bisa direduksi, padahal logam berat dalam jumlah banyak berdampak tidak baik bagi tanaman dan sangat buruk bagi kesehatan manusia.

Betapa pentingnya kita harus mampu menjabarkan kebijakan makro tersebut dengan pola kelola pertanian dilandasi keluarnya surat keputusan Mentan tersebut dengan langkah-langkah :

1. Melakukan edukasi tiada henti kepada petani tentang pola pemupukan yang ideal berkelanjutan dan lebih manusiawi

2. Memberikan bukti-bukti kepada para petani dengan cara aplikasi pupuk hayati di multi lokasi dengan multi komoditi

3. Menjadikan pupuk hayati sebagai prioritas utama alokasi anggaran subsidi yang akan diberikan kepada petani yang nyata-nyata sebagai pahlawan pangan bangsa

4. Menambahkan pupuk hayati dengan jumlah yang berarti sebagai nutrisi setiap pupuk organic cair maupun granul agar efisien subsidi lebih membumi

Pasti kita sedang sangat merindukan kesuburan lahan pertanian seperti dulu, banyaknya kehidupan di lahan pertanian seperti bakteri sinergis,fungi sinergis dll. Hasil pertanian yang tidak lagi mudah basi karena sudah diperkaya bahan organik dan jauh lebih penting lagi kesehatan sesama manusia akan jadi keniscayaan kita.

Hasil Uji Efektivitas Pupuk Hayati Majemuk Cair Merk Bio-EXTRIM® Di Kebun Percoban IPB, Pasir Sarongge, Kecamatan Pacet. Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Lahan terletak pada ketinggian sekitar 1 300 m dpl dan 1 100 m dpl dengan jenis tanah Andosol. Dilaksanakan selama 3 bulan mulai dari bulan Oktober hingga bulan Desember 2009.

tabel-ujiefektifitas-crev2



Hasil Uji Efektivitas Pupuk Hayati Majemuk Cair Merk Bio-EXTRIM® Di Kebun Percoban IPB, Pasir Sarongge, Kecamatan Pacet. Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Lahan terletak pada ketinggian 1.100 m dpl dengan jenis tanah Andosol. Dilaksanakan selama 3 bulan mulai dari bulan Desember 2009 hingga bulan Maret 2010.

tabel-ujiefektifitas-grev1


Dengan sabar niscaya subur, dengan hati niscaya diperhatikan.

Penulis :

Wayan Supadno

Hp. 0811 763 161

Formulator Bio-EXTRIM (Pupuk Hayati Majemuk Cair dan Granul).

Formulator HORMAX (Hormon Perangsang Tumbuh Organik)

Anda dapat memberi komentar untuk artikel ini.

8 tanggapan untuk artikel “Sekali Lagi, Negeri Ini Butuh Pupuk Hayati”

  1. avatar

    limsay menulis pada Rabu, 28 April 2010, 10:03

    Apakah bisa pupuk hayati menggantikan penggunaan pupuk sintetik sepenuhnya atau hanya sebagai komplementer? bagaimana kaitannya dengan efektivitas penggunaan pupuk hayati di lapangan?

  2. avatar

    Daniel L.G menulis pada Rabu, 5 Mei 2010, 15:42

    Saya baru belajar bertani dan Saya sudah mendapatkan dan menjual Bio-Extrim,. Cuma dalam promosi saya, sering terkendala. Biasanya petani menanyakan apakah bisa membunuh jamur ataupun serangga? Kepada Pak Wayan, tolong dong di email ke saya di lumbangaoldaniel@yahoo.co.id tentang keampuhan Bio-Extrim terutama pengendalian hama. Terima kasih.

  3. avatar

    Fauzan abdi menulis pada Jumat, 7 Mei 2010, 14:53

    Selamat sore pak wayan….
    Saya mau bertanya 1.apakah pengaruh langsung dri pemakaian pupuk bioextrim ni utk tanaman kelapa sawit n karet…2.utk tanaman karet apakah pupuk ni bs menanggulangi yg nama nya jamur akar putih yg pking di resahkan petani karet kita..

    Tks…
    Best regards…..

  4. avatar

    Ig Sudarwanto menulis pada Kamis, 20 Mei 2010, 22:20

    pak apakah bio extrim di jual bebas dan harganya. untuk kemasan yg besar ada tdk

  5. avatar

    wayan supadno menulis pada Senin, 24 Mei 2010, 15:45

    Yth. Bapak Fauzan. Sejujurnya saya belum memiliki pengalaman hal tsb, namun demikian agar lebih bijak mohon dicoba dulu, biar dapat ilmu karena pengalaman, tks.

  6. avatar

    dedi setiadi menulis pada Sabtu, 5 Juni 2010, 14:29

    pak Wayan..saya boleh minta daftar harga nya dan di lampung sudah ada penyalurnya blm?
    tks…

  7. avatar

    burhan menulis pada Selasa, 15 Juni 2010, 13:06

    Yth. Bapak Dedi. Untuk harga Bio-EXTRIM Rp.66.000/botol isi 1 liter. Jika Bapak Ingin Menjadi agen bisa menghubungi No. 021 84302093. Trimakasih

  8. avatar

    andri menulis pada Selasa, 6 Juli 2010, 12:33

    bp. wayan bgmn utk pnanggulan hamaNya?

Tulis Komentar Anda