<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kemana Perwira Pertanianku?</title>
	<atom:link href="http://bangkittani.com/topik-utama/kemana-perwira-pertanianku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bangkittani.com/topik-utama/kemana-perwira-pertanianku/</link>
	<description>Majalah Edukasi</description>
	<pubDate>Wed, 23 May 2012 04:42:41 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Agus M Ramdan</title>
		<link>http://bangkittani.com/topik-utama/kemana-perwira-pertanianku/comment-page-1/#comment-125</link>
		<dc:creator>Agus M Ramdan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 03:51:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bangkittani.com/?p=80#comment-125</guid>
		<description>Bila bicara perwira saya ingat perwira penerbang di angkatan udara.  Cukup menyedihkan bila melihat perwira penerbang yang tidak bisa terbang karan peralatan perang kita kurang bagus. 

Dengan kata lain sejago jago nya seorang perwira penerbang yang mengunakan pesawat foker (foker jaman red baron) tentu tidak dapat mengalahkan pilot amerika yang mengunakan F-16.

Pemikiran diatas sejalan dengan selama petani kita hanya mampu mengimplementasika teknologi abad ke 7 tentu bisnis produksi pangan akan terpinggirkan.

kalo lihat rumus kesejahtraan petani secara umum...

teknologi + luas sawah garapan = kesejahtraan petani.

Semaikin baik teknologi ( bukan mengunakan pupuk kimia dan pestisida yang berlebihan karna secara pribadi saya kurang setuju penggunaan bahan bahan kimia dalam produksi pangan ) ditambah besarnya rasio penggarapan tahan oleh petani tentu akan mensejatrakan petani. Degan kata lain sehebat apapun teknologi  pendukung pertanian dan Sumber Daya Manusia yang di miliki, tanpa didukung luas lahan yang cukup, ya tidak efektif juga.

Mungkin perlu di tanya pada petani/perwira pertanian saat ini dengan pertanyaan berikut....

"Bila anda mempunyai hak untuk mengolah lahan sawah seluas 1000 hektar selama 20 tahun di daerah terpencil apa yang akan anda lakukan?"

Bila jawabannya mirip dengan seorang wirausahawan maka layaklah kita memberika petani-petani tersebut kesempatan untuk berkembang.  Jawaban dari petani tersebut akan terilihat siapakah wirausahawan dan buruh tani.

Bila saja kita punya 15 orang saja petani yang tidak memiliki tanah berpikikir sebagai wirausaha kita punya harapan mempunya petani yang maju.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bila bicara perwira saya ingat perwira penerbang di angkatan udara.  Cukup menyedihkan bila melihat perwira penerbang yang tidak bisa terbang karan peralatan perang kita kurang bagus. </p>
<p>Dengan kata lain sejago jago nya seorang perwira penerbang yang mengunakan pesawat foker (foker jaman red baron) tentu tidak dapat mengalahkan pilot amerika yang mengunakan F-16.</p>
<p>Pemikiran diatas sejalan dengan selama petani kita hanya mampu mengimplementasika teknologi abad ke 7 tentu bisnis produksi pangan akan terpinggirkan.</p>
<p>kalo lihat rumus kesejahtraan petani secara umum&#8230;</p>
<p>teknologi + luas sawah garapan = kesejahtraan petani.</p>
<p>Semaikin baik teknologi ( bukan mengunakan pupuk kimia dan pestisida yang berlebihan karna secara pribadi saya kurang setuju penggunaan bahan bahan kimia dalam produksi pangan ) ditambah besarnya rasio penggarapan tahan oleh petani tentu akan mensejatrakan petani. Degan kata lain sehebat apapun teknologi  pendukung pertanian dan Sumber Daya Manusia yang di miliki, tanpa didukung luas lahan yang cukup, ya tidak efektif juga.</p>
<p>Mungkin perlu di tanya pada petani/perwira pertanian saat ini dengan pertanyaan berikut&#8230;.</p>
<p>&#8220;Bila anda mempunyai hak untuk mengolah lahan sawah seluas 1000 hektar selama 20 tahun di daerah terpencil apa yang akan anda lakukan?&#8221;</p>
<p>Bila jawabannya mirip dengan seorang wirausahawan maka layaklah kita memberika petani-petani tersebut kesempatan untuk berkembang.  Jawaban dari petani tersebut akan terilihat siapakah wirausahawan dan buruh tani.</p>
<p>Bila saja kita punya 15 orang saja petani yang tidak memiliki tanah berpikikir sebagai wirausaha kita punya harapan mempunya petani yang maju.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wayan Supadno</title>
		<link>http://bangkittani.com/topik-utama/kemana-perwira-pertanianku/comment-page-1/#comment-14</link>
		<dc:creator>Wayan Supadno</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 14:29:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bangkittani.com/?p=80#comment-14</guid>
		<description>Bio-EXTRIM Merk dagang pupuk hayati cair yg memiliki populasi mikroba penambat N, pelarut P, K dan unsur makro lainnya yg jumlahnya ekstrim banyak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bio-EXTRIM Merk dagang pupuk hayati cair yg memiliki populasi mikroba penambat N, pelarut P, K dan unsur makro lainnya yg jumlahnya ekstrim banyak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wendrizal</title>
		<link>http://bangkittani.com/topik-utama/kemana-perwira-pertanianku/comment-page-1/#comment-7</link>
		<dc:creator>Wendrizal</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 06:23:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bangkittani.com/?p=80#comment-7</guid>
		<description>Mas wayan, maksudnya Bio Extrim.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas wayan, maksudnya Bio Extrim.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

