Tuesday, 22 May 2012
Bangkit Tani » Majalahnya Para Pemulia Dunia Pertanian

Cara Cerdas Menyehatkan Tanah

Senin, 19 Juli 2010, 13:13

petani-organikKita tahu begitu banyaknya petani kita belum memahami bahwa idealnya tanah sebagai media tumbuh tanaman perlu keseimbangan aspek fisika, kimia, dan biologi. Bahkan, di antara kita yang sudah tahu hal tersebut tidak mau tahu. Indikasinya, puluhan tahun lahan pertanian intensif nyaris tidak disuplai pupuk hayati sebagai salah satu aspek biologi. Bahkan hanya memaksakan diri menyuplai dengan jumlah berlebihan pupuk dan pestisida kimia sintetis.

Akibatnya, tanah kita sakit kronis komplikatif dengan indikasinya C organik hanya 1%, padahal dahulu 3%, residu logam berat hasil pertanian mendekati ambang batas, akibatnya ditolak pasar dunia. Tentu ada alasan kesehatan tapi tetap kita konsumsi dan tetap kita produksi.

Kita bagai hanya menambang C organik tanah berlebihan dalam jangka panjang tanpa menyuplai bahan organik berlebihan pula. Kita bagai menikmati kekayaan mikroba/ pupuk hayati tersedia tapi tanpa membiakkan (inokulan) di lahan. Akibatnya nyaris punah dan akibatnya lagi multifungsi aspek biologi tidak tercapai. Hasil pertanian kurang sehat dan usaha pertanian juga kurang sehat, tentu peningkatan minat untuk bertani kurang sehat pula.

Yang sudah biarlah jadi hikmah, proses belajar. Toh bila nasi terlanjur jadi bubur tak mungkin jadi nasi lagi. Kita harus sehatkan lahan secepatnya, karena kitalah pelaku yang menjadikan lahan pertanian menjadi sakit seperti kondisi sekarang ini. Berikut merupakan langkah-langkah menyehatkan lahan pertanian secara ramah lingkungan dan berkelanjutan:

1. Benamkan jerami (jangan dibakar) karena memiliki kelebihan-kelebihan luar biasa, di antaranya menyediakan P dan K sangat tinggi dan media berbiaknya mikroba. Hasil penelitian Sugiyanta dan Irman (2010) menunjukkan bahwa hasil gabah basah per hektar tanaman padi yang menggunakan pupuk hayati + 0.5 dosis NPK + jerami atau pupuk kandang + pupuk hayati + 0.5 dosis NPK + jerami lebih tinggi ± 11% daripada hasil gabah tanaman padi yang menggunakan pupuk NPK kimia sintetis saja. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan pupuk hayati dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik dengan biaya produksi yang jauh lebih ringan dan volume hasil yang lebih tinggi, sehingga keuntungan yang diperoleh petani meningkat tajam. Selain itu, dampak jangka panjangnya adalah positive multiplayer effect dari kelestarian lahan pertanian untuk generasi yang akan datang.

2. Berikan pupuk kompos ataupun pupuk kandang yang memiliki kadar C organik tinggi (minimal 15%), sebanyak minimal 3 ton/tahun.

3. Biakkan pupuk hayati yang memiliki kandungan jenis (strain) majemuk dan populasi koloninya yang tinggi (minimal sepuluh pangkat lima)

4. Kurangi penggunaan bahan-bahan kimia sintetis yang memacu percepatan sakit parahnya lahan pertanian kita.

Karena kita sudah menabung Phospat dan Kalium jumlah besar selama puluhan tahun di lahan kita yang tidak bisa maksimal terkonsumsi oleh tanaman maka jadi pertimbangan serius untuk memakai pupuk hayati yang komposisinya mengandung bakteri Bacillus, Pseudomonas, Pelarut P dan Pelarut K.

Beberapa jenis fungi dan bakteri seperti Bacillus polymyxa, Pseudomonas striata, Aspergillus awamori, dan Penicillium digitatum diidentifikasikan mampu melarutkan P yang sukar larut menjadi bentuk yang tersedia bagi tanaman (Prihatini et al., 1996).

Sungguh betapa indahnya jika kaum petani menyadari bahwa idealnya bertani adalah sehatkan diri sendiri, sehatkan sesama, dan sehatkan lingkungan, niscaya sehat dihadapan-Nya. “Kesehatan memang bukan berarti segalanya, tapi segalanya tiada berarti tanpa kesehatan”.

Penulis : Wayan Supadno (0811763161)

Formulator Pupuk Hayati Majemuk Merk Bio-EXTRIM dan ZPT Organik Merk HORMAX.

Anda dapat memberi komentar untuk artikel ini.

6 tanggapan untuk artikel “Cara Cerdas Menyehatkan Tanah”

  1. avatar

    Bahrul Ulum menulis pada Sabtu, 12 Maret 2011, 13:54

    Saya akan tanam pare.apakah pupuk organik mampu meningkatkan hasil tanpa pupuk kimia?

  2. avatar

    bangkittaniadmin menulis pada Kamis, 7 April 2011, 6:28

    Sangat memungkinkan Pak, apalagi untuk tanaman sayuran, Bapak dapat mengkombinasikan pupuk hayati kami dengan pupuk kandang. Namun, untuk tanaman seperti jagung, buah-buahan, tanaman perkebunan tetap membutuhkan kombinasi dengan pupuk kimia. trima kasih

  3. avatar

    Rochid menulis pada Jumat, 8 April 2011, 2:55

    Benar Pak Wayan, lama saya mencari metode tani yg spt ini paling tidak saya bisa mengaplikasikan utk keperluan rumah tangga dimana kebutuhan sayuran organik bisa mencukupi keluarga ,syukur bisa berkembang lebih dari itu, yg saya alami skg adalah kenyataan bahwa tanah pekarangan yg selama ini diberi pupuk kimia menjadikan kurang sehat ,langkah yg saya lakukan yaitu tanah dekat dg pepohonan saya tutup dg pupuk kandang bersama dg karungnya/tidak dibuka , pertanyaan saya apakah lahan tsb bisa lebih sehat lagi kalau diberi Bio Extrim,

  4. avatar

    bangkittaniadmin menulis pada Jumat, 8 April 2011, 4:03

    Tentu lebih sehat bila diberi Bio-EXTRIM Pak, apalagi kalau dikombinasikan dengan pupuk kandang (pupuk kandang dicampur dengan Bio-EXTRIM kemudian ditabur di sekeliling batang pohon, dekat perakaran). Saran saya, sebaiknya Karung Pupuk Kandangnya dibuang Pak, karena plastik susah terurai dalam tanah. Trima kasih

  5. avatar

    Elwin Zainul Arifin menulis pada Selasa, 10 Mei 2011, 13:02

    Pak Wayan, saya ingin memperbaiki hasil sawah saya seperti yg bapak uraikan disatu tulisan bapak.
    Pertanyaan saya apakah hormax disemprotkan kedaun atau batang padi?
    .

    Dimana
    Organox & Hormax didapatkan selain toko Trubus. Karena di outlet2 Trubus habis. Terima kasih sebelumnya.
    Wass. Elwin Z Arifin - Pamulang - Tangerang Selatan 0811 832388 , elwin212@hotmail.com

  6. avatar

    bangkittaniadmin menulis pada Rabu, 11 Mei 2011, 11:29

    Yth. Pak Elwin, HORMAX disemprotkan ke batang dan daun, semprotnya kabut tipis saja Pak, tidak perlu sampai basah sekali agar tidak over dosis… untuk wilayah Jabodetabek, saat ini bisa diperoleh di Trubus

Tulis Komentar Anda