Tuesday, 22 May 2012
Bangkit Tani » Majalahnya Para Pemulia Dunia Pertanian
Gito, Bergaji Rp 12 juta / bulan

Jadi Transmigran Hidupku Lebih Mapan

Sabtu, 10 Oktober 2009, 18:50

Mengurangi kemiskinan ja­ngan dengan materi Bantuan Langsung Tunai (BLT), tetapi de­ngan kesempatan (Transmigrasi) menjadi lebih baik dari sebelumnya.

transmigran-015Tanggal 19 Januari 1994 lalu Pak Gito berangkat dari Jogjakarta bertransmigrasi ke Riau. Ia hanya bermodalkan pakaian secukupnya serta uang seadanya. Gito, sapaan akrabnya, nekat mengadu nasib di tanah Riau. Di lahan jatah pemberian seluas 2 ha serta 1/2 ha pekarangan dari pemerintah saat itu, Gito memulai hari-harinya sebagai warga transmigran Perkebunan Inti Rakyat (PIR). Pekerjaan Gito awalnya hanya buruh harian di perusahaan kelapa sawit. Dari hasil bekerja, Gito mampu mengangsur lahan dan kemudian ditanami sawit. “Masih teringat saat-saat dimana saya harus menghidupi keluarga dengan kerja seadanya. Saya bersyukur saat ini telah memiliki 4 kavling (8 ha) kebun sawit yang mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga saya,” ujar Gito. Biaya hidup keluarganya bisa ditutupi de­ngan penghasilan Gito dari kebun kelapa sawitnya.

Ia bisa mendapatkan sekitar Rp 12 juta per bulan, Gito tidak perlu bekerja lagi, bahkan aktivitas Gito sehari-hari hanya di rumah atau menjadi pengurus sosial masyarakat salah satunya KUD warga transmigrasi.

Rumah yang dahulu ditempati Gito hanya terbuat dari kayu-kayu dan berlantaikan tanah. Saat ini, rumah Gito lebih mirip istana atau rumah dinas Bupati atau Walikota. Gito juga memiliki kendaraan pribadi yang tergolong cukup mewah ya­itu kijang innova. Gito menyadari semua ini berkat Allah yang memberinya ke­sempatan serta  pemerintah yang membim­bingnya hingga menjadi warga trans yang sukses. “Perubahan nasib menjadi lebih baik tidak hanya di luar negeri (TKI) atau di Pulau Jawa saja. Menjadi warga transmigran hidupku jadi lebih mapan,” ujar Gito yang tahun ini akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

Harapan Gito ke depan agar peme­rintah, kembali membuat program transmigrasi pola perkebunan inti rakyat yang lebih banyak lagi dan menghapus BLT yang dirasa Gito tidak efektif atau tidak mendidik rakyat miskin, karena BLT hanya bermanfaat untuk waktu yang sa­ngat-sangat. Sedangkan transmigrasi bermanfaat untuk jangka waktu yang sangat-sangat lama. (Rizki S.)

PROFIL

transmigran-024Nama : Gito

Alamat : Tapung Makmur (SP7)

Kec. Tapung Hilir

Kab. Kampar, Riau

Telp. : 081378112002

Anda dapat memberi komentar untuk artikel ini.

Tulis Komentar Anda