<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Pengawet Daging Alami</title>
	<atom:link href="http://bangkittani.com/litbang/pengawet-daging-alami/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bangkittani.com/litbang/pengawet-daging-alami/</link>
	<description>Majalah Edukasi</description>
	<pubDate>Wed, 23 May 2012 03:45:35 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: tita</title>
		<link>http://bangkittani.com/litbang/pengawet-daging-alami/comment-page-1/#comment-1914</link>
		<dc:creator>tita</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 03:58:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bangkittani.com/?p=1824#comment-1914</guid>
		<description>infonya sangat membantu kami yang sedang mempelajari bakteriosin dari BAL, utamanya pada pengawetan bahan pangan segar ... jadi memicu ide untuk mencoba bakteriosin pada pengawetan bahan segar lokal lainnya, agar masyarakat kita terhindar dari  berbagai kontaminan kimia dan patogen yang berbahaya. Terima kasih banyak !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>infonya sangat membantu kami yang sedang mempelajari bakteriosin dari BAL, utamanya pada pengawetan bahan pangan segar &#8230; jadi memicu ide untuk mencoba bakteriosin pada pengawetan bahan segar lokal lainnya, agar masyarakat kita terhindar dari  berbagai kontaminan kimia dan patogen yang berbahaya. Terima kasih banyak !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

