<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kebun Sawit Terpadu dengan Sapi Bali</title>
	<atom:link href="http://bangkittani.com/kiat-sukses/kebun-sawit-terpadu-dengan-sapi-bali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bangkittani.com/kiat-sukses/kebun-sawit-terpadu-dengan-sapi-bali/</link>
	<description>Majalah Edukasi</description>
	<pubDate>Tue, 22 May 2012 11:56:29 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: H. Nahar Effendi Yusuf</title>
		<link>http://bangkittani.com/kiat-sukses/kebun-sawit-terpadu-dengan-sapi-bali/comment-page-1/#comment-9999</link>
		<dc:creator>H. Nahar Effendi Yusuf</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jan 2011 04:48:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bangkittani.com/?p=2075#comment-9999</guid>
		<description>Saya terkesan setelah membaca artikel ini.  Sebagai pensiunan PNS saya memiliki aktivitas baru sebagai "peternak" beberapa ekor sapi dan kambing.  Ternak itu saya pelihara di kebun kelapa sawit yang sudah berbuah (nilik saya).  Karena di sekitar kebun banyak sekali rerumputan sebagai pakan ternak, pekerja yang saya gaji jarang memanfaatkan pelepah daun sawit sebagai pakan.  Saya ingin mengetahui lebih lanjut tentang kandungan zat-zat di dalam pelepah daun sawit;  dibandingkan dengan rumput gajah dan rumput raja mana yang lebih baik.  Terima kasih, wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya terkesan setelah membaca artikel ini.  Sebagai pensiunan PNS saya memiliki aktivitas baru sebagai &#8220;peternak&#8221; beberapa ekor sapi dan kambing.  Ternak itu saya pelihara di kebun kelapa sawit yang sudah berbuah (nilik saya).  Karena di sekitar kebun banyak sekali rerumputan sebagai pakan ternak, pekerja yang saya gaji jarang memanfaatkan pelepah daun sawit sebagai pakan.  Saya ingin mengetahui lebih lanjut tentang kandungan zat-zat di dalam pelepah daun sawit;  dibandingkan dengan rumput gajah dan rumput raja mana yang lebih baik.  Terima kasih, wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dr. Ir. Agung Nugroho, SU.</title>
		<link>http://bangkittani.com/kiat-sukses/kebun-sawit-terpadu-dengan-sapi-bali/comment-page-1/#comment-1222</link>
		<dc:creator>Dr. Ir. Agung Nugroho, SU.</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 09:27:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bangkittani.com/?p=2075#comment-1222</guid>
		<description>Subhanallah... Moga Pak Sugiono dan kawan-kawan tetap mendapat hidayah..karena telah melakukan tahap penting dalam siklus alami rantai-rantai makanan di perkebunan (sawit khususnya)...yangmana sekarang sedang disoroti oleh beberapa LSM (yang juga mempunyai tujuan baik). Saya juga ikut membayangkan alangkah baiknya pupuk kandang dari sapi itu dikembalikan di kebun-kebun sawit...sehingga bermanfaat. Saya pribadi akan membantu meyebar luaskan artikel ini dengan cara saya berikan sebagai bahan kuliah tambahan di fakultas kami. Juga saya beritahukan kepada para mahasiswa kami yang akan melakukan Kuliah Kerja Profesi selama sebulan tahun 2010 ini di perkebunan kelapa sawit. Moga kenyataan ini dapat menjadi tambahan informasi untuk membuat kebijakan-kebijakan untuk melestarikan lingkungan kita, dan  sebaiknya inovasi Bapak Sugiono dan teman-2 ini ditindaklanjuti oleh pejabat berwenang yang tentunya juga mencintai alam lingkungan. Selamat dan sukses.  Wasalam. Agung Nugroho, Fakultas Pertanian -Univ, Brawijaya. Malang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanallah&#8230; Moga Pak Sugiono dan kawan-kawan tetap mendapat hidayah..karena telah melakukan tahap penting dalam siklus alami rantai-rantai makanan di perkebunan (sawit khususnya)&#8230;yangmana sekarang sedang disoroti oleh beberapa LSM (yang juga mempunyai tujuan baik). Saya juga ikut membayangkan alangkah baiknya pupuk kandang dari sapi itu dikembalikan di kebun-kebun sawit&#8230;sehingga bermanfaat. Saya pribadi akan membantu meyebar luaskan artikel ini dengan cara saya berikan sebagai bahan kuliah tambahan di fakultas kami. Juga saya beritahukan kepada para mahasiswa kami yang akan melakukan Kuliah Kerja Profesi selama sebulan tahun 2010 ini di perkebunan kelapa sawit. Moga kenyataan ini dapat menjadi tambahan informasi untuk membuat kebijakan-kebijakan untuk melestarikan lingkungan kita, dan  sebaiknya inovasi Bapak Sugiono dan teman-2 ini ditindaklanjuti oleh pejabat berwenang yang tentunya juga mencintai alam lingkungan. Selamat dan sukses.  Wasalam. Agung Nugroho, Fakultas Pertanian -Univ, Brawijaya. Malang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ardy pertadu</title>
		<link>http://bangkittani.com/kiat-sukses/kebun-sawit-terpadu-dengan-sapi-bali/comment-page-1/#comment-1125</link>
		<dc:creator>ardy pertadu</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2010 08:32:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bangkittani.com/?p=2075#comment-1125</guid>
		<description>pak sugiono saya tertarik dengan inovasi anda, dan saya akan coba itu di daerah jambi. karena saya dijambi punya perkebunan sawit sendiri, sehingga tidak ada kendala perizinan dalam hal penggunaan limbah perkebunan. tapi ada bbrpa hal yang perlu saya ketahui mengenai pakan pelapah sawit ini, apakah pelepah sawit yang diberikan harus diberi perlakuan dulu atau langsung saja diberikan? tolong jelaskan bagaimana persiapan yang harus dilakukan hingga pakan pelepah sawit ini siap dimakan oleh ternak? kulit dari pelepah sawit memiliki lapisan yang keras, apakah itu diberikan juga pada sapi atau harus dibuang dulu? tramakasih..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak sugiono saya tertarik dengan inovasi anda, dan saya akan coba itu di daerah jambi. karena saya dijambi punya perkebunan sawit sendiri, sehingga tidak ada kendala perizinan dalam hal penggunaan limbah perkebunan. tapi ada bbrpa hal yang perlu saya ketahui mengenai pakan pelapah sawit ini, apakah pelepah sawit yang diberikan harus diberi perlakuan dulu atau langsung saja diberikan? tolong jelaskan bagaimana persiapan yang harus dilakukan hingga pakan pelepah sawit ini siap dimakan oleh ternak? kulit dari pelepah sawit memiliki lapisan yang keras, apakah itu diberikan juga pada sapi atau harus dibuang dulu? tramakasih..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Effendi Alamri</title>
		<link>http://bangkittani.com/kiat-sukses/kebun-sawit-terpadu-dengan-sapi-bali/comment-page-1/#comment-528</link>
		<dc:creator>Effendi Alamri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 07:59:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bangkittani.com/?p=2075#comment-528</guid>
		<description>Artikelnya bagus, patut dicontoh. Salut untuk pak Sugiono dan kelompok ternaknya. Di Kaltim sedang diujicobakan juga hal yg begini. Memang harus ada kerjasama antara peternak dengan pemilik lahan perusahaan perkebunan untuk mendapatkan bahan pakan ternak tsb. Kekhawatiran menejemen perusahan inti sawit pasti terhadap tindakan kriminalitas akan kehilangan buah kelapa sawitnya. Kecurigaan semacam ini dapat diatasi dengan musyawarah dan keterlibatan Pemda setempat atau tokoh masyarakat agar keamanan kebun sawit inti dapat terjamin. Pemanfaatan limbah untuk kompos sudah sangat berlebihan dari serat buah sawit hasil perasan. Semoga dengan kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, hasil yg Bapak harapkan dapat berkembang lebih pesat lagi untuk menunjang kebutuhan produk hewani yg banyak dibutuhkan masyarakat. Sukses selalu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikelnya bagus, patut dicontoh. Salut untuk pak Sugiono dan kelompok ternaknya. Di Kaltim sedang diujicobakan juga hal yg begini. Memang harus ada kerjasama antara peternak dengan pemilik lahan perusahaan perkebunan untuk mendapatkan bahan pakan ternak tsb. Kekhawatiran menejemen perusahan inti sawit pasti terhadap tindakan kriminalitas akan kehilangan buah kelapa sawitnya. Kecurigaan semacam ini dapat diatasi dengan musyawarah dan keterlibatan Pemda setempat atau tokoh masyarakat agar keamanan kebun sawit inti dapat terjamin. Pemanfaatan limbah untuk kompos sudah sangat berlebihan dari serat buah sawit hasil perasan. Semoga dengan kerja sama yang baik dengan berbagai pihak, hasil yg Bapak harapkan dapat berkembang lebih pesat lagi untuk menunjang kebutuhan produk hewani yg banyak dibutuhkan masyarakat. Sukses selalu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

