Beragam cara dilakukan oleh para petani di Indonesia untuk kembali menyuburkan tanah yang sudah rusak oleh pupuk kimia. Seperti yang kita ketahui, tanah kita sudah diracuni pupuk kimia lebih dari lima puluh tahun. Kondisi ini membuat tanah pertanian di Indonesia mengalami penurunan kesuburan. Hal ini disadari para petani karena ketidaksuburan tanah sangat berpengaruh terhadap hasil panen mereka. Tak terkecuali para petani yang berada di Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Mereka sadar betul bahwa tanah di wilayah mereka sedang “sakit”. “Salah satu cara untuk menyembuhkan penyakit sersebut yaitu dengan kembali menggunakan pupuk organik,” ungkap Edi Utomo Basoeni, Ketua LP2NO Cabang Banyuwangi ini menegaskan.
Para petani di Kabupaten Banyuwangi ini tergabung dalam 4 organisasi yaitu Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan (P4) Sirtanio, Tato Agro, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia, dan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LP2NU). Keempat kelompok tani ini bekerjasama dengan PT. Rekayasa Industri dan Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Mahasiswa (P3M) Jakarta berhasil mengembangkan pupuk organik.
“Pupuk organik yang kami produksi memiliki tiga jenis yaitu padat, nabati, dan hewani.” Pupuk organik padat merupakan hasil fermentasi pupuk kandang. Pupuk organik nabati berasal dari air seni kelinci yang sudah dicampur dengan kunyit, paitan, dan bakteri. Sedangkan, pupuk organik hewani berasal dari Omega 9 dari ikan.
Keempat kelompok petani ini mengaku sudah memproduksi sekitar 20 ton pupuk organik padat dan 200 liter pupuk organik cair. Penggunaan pupuk ini memang masih terbatas. “Kami masih menggunakan pupuk ini untuk kalangan sendiri.”
“Di Banyuwangi, kondisi tanahnya sudah rusak,” ungkap Edi dengan khawatir. Menurutnya, untuk mengembalikan unsur hara tanah sekitar 5% saja membutuhkan pupuk organik seberat 7 ton untuk lahan sekitar satu hektar. Makanya, para petani di sana bergotong-royong dalam mengembalikan kondisi tanah pertanian mereka. “Alhamdulillah para petani di sini sadar terhadap kondisi tanah mereka.”
Bahu membahu, para petani ini mengembalikan kondisi tanah. Mereka menebarkan pupuk-pupuk organik secara berkala dan sesuai dengan kemampuan daya beli mereka. Setelah tanah mereka diberikan pupuk organik, mereka menanam tanaman pertanian seperti padi, cabe, tanaman holtikultura, dan tanaman pangan. “Kami juga akan menguji pupuk organik ini pada pohon buah naga dan pohon salak.”
Ke depan, Edi berharap apa yang dilakukannya sejak tahun 88 lalu ini, bisa dinikmati oleh petani-petani di daerah lainnya di Indonesia. Bukan hanya produk jadi yang ingin dikembangkan, segi keilmuannya juga ingin disebarkan oleh para petani ini. “Tujuan kami jelas, supaya para petani bisa mandiri dengan mengandalkan potensi yang ada di daerahnya dalam mengolah pupuk organik. Selama ini masyarakat petani di wilayah Banyuwangi mengembangkan pupuk organik ini dengan swasembada mereka sendiri. “Selama ini memang belum ada uluran tangan dari pemerintah maupun Dinas terkait di Banyuwangi yang mempedulikan langkah-langkah kami.” Edi sendiri mengaku membutuhkan dana yang lumayan besar bila ingin memproduksi pupuk organik untuk menyuplai kebutuhan untuk daerah-daerah lainnya. Namun, Edi dan rekan-rekan petani lainnya tak gentar dalam berjuang. Mereka akan terus berupaya untuk menyehatkan tanah pertanian mereka, menyehatkan tanah Banyuwangi. (Iwa)
Edi Utomo Basoeni
Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LP2NU) Cabang Banyuwangi
Desa Sumber Baru
Kec. Singo Juruh, Kab. Banyuwangi
Jatim
(081330501023)
ali imron menulis pada Minggu, 24 Januari 2010, 23:50
bravo pupuk organik,
ali imron menulis pada Senin, 25 Januari 2010, 0:00
saya tinggal di daerah tembokrejo muncar dimana saya bisa mendapatkan bio extrim? trims
bangkittaniadmin menulis pada Jumat, 19 Februari 2010, 14:14
Info lebih lanjut silahkan hubungi Dadik : 087857698707
sigit menulis pada Minggu, 21 Februari 2010, 20:32
saya tunggal di Magetab, Jatim, mohon informasi distributor di daerah saya
sigit menulis pada Minggu, 21 Februari 2010, 20:35
mohom informasi distributor pupuk bio extrim di Madiun, Jatim
Iwan_aja menulis pada Sabtu, 20 Maret 2010, 6:39
Dmana saya bsa mendapatkan ppuk organik Bio Extrim untuk wilayah pekan baru
bangkittaniadmin menulis pada Kamis, 25 Maret 2010, 14:42
Untuk wilayah pekan baru silahkan hubungi nomor 081378607111
terima kasih
dhody menulis pada Sabtu, 3 Juli 2010, 11:28
Kesuburan berkurang krn pemakaian pupuk kimia, beralihlah ke pupuk Hayati & organik , dgn pemakaian yg bijaksana & sesuai kebutuhan