
Seminar Pertanian Nasional yang bertemakan “Kedaulatan Pangan Menuju Pertanian Indonesia yang Mandiri” merupakan sebuah sarana kreatif dari mahasiswa untuk menggali ilmu mengenai kedaulatan pangan di negara Indonesia. Diskusi di seminar ini memperbincangkan mengenai bagaimana Indonesia dapat memenuhi kebutuhan pangan di dalam negeri dan swasembada ke luar negeri, kaitannya dengan pertanian mandiri harapan ke depan Indonesia dapat memproduksi hasil pertanian sendiri tanpa banyak bergantung dengan negara luar. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 22 November 2009 di Auditorium Thoyib Hadiwijaya, IPB. Keynote Speaker pada acara SPN adalah Dr. Ir. Didy Sopandie, M. Agr yang menekankan agar mahasiswa dapat berfikir kreatif dan inovatif sehingga pertanian Indonesia saat ini lebih maju.
Ketahanan pangan merupakan salah satu komponen dari kedaulatan pangan. Ketahanan pangan adalah suatu konsep yang dapat dipahami tentang kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau.
Seminar Pertanian Nasional ini terdiri dari dua sesi acara. Sesi pertama membicarakan mengenai “Kebijakan Pemerintah Tekait dengan Kedaulatan Pangan” dengan pembicara Dr. Ir. Tjuk Eko Hari Basuki, M.Sc, Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Departemen Pertanian dan Ir. H. Husein Harahap, M.Sc. Sesi ini dimoderatori oleh Dr. Ir. Aris Munandar, Wakil Dekan Fakultas Pertanian IPB. Diskusi sesi ini membahas mengenai peran pemerintah sebagai pengambil kekuasaan dan keputusan terkait dengan siapa yang menguasai sumber pangan dari persediaan pangan yang ada.
Sesi kedua membicarakan mengenai “Pengelolaan Sumber Daya Manusia” dengan pembicara Dr. Ir. Syafri Mangkuprawira, Guru Besar Ilmu Manajemen SDM Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB. Sesi ini dimoderatori oleh Dr. Ir. Dwi Andreas Santosa, M.Sc. Isi acara sesi kedua adalah peran masyarakat khususnya mahasiswa sebagai generasi muda untuk untuk terus menggali potensinya agar dapat mengembangkan pertanian di Indonesia.
Acara tahunan yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian IPB ini diadakan untuk membuka wacana berfikir mahasiswa sebagai agent of change terhadap dunia dan permasalahan pertanian yang sebenarnya serta untuk menguatkan rasa cinta terhadap dunia pertanian. Dengan demikian diharapkan calon perwira pertanian ini ke depannya akan dapat konsisten dan berkontribusi secara konkret bagi kemajuan pertanian Indonesia. (Lisma)