Sunday, 20 May 2012
Bangkit Tani » Majalahnya Para Pemulia Dunia Pertanian

Ajang Pamer Peluang Investasi dan Produk Andalan Daerah

Rabu, 16 Desember 2009, 1:15

“Banyak peluang investasi bisnis dan berbagai macam produk dari berbagai daerah menjadi komoditas utama yang ditawarkan di Bangda Expo 2009. Stand Majalah Bangkit Tani sempat menjadi pusat perhatian Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, dan para peserta maupun pengunjung pameran”

ajangpamer

Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, didampingi Pendiri Majalah Bangkit Tani, Wayan Supadno, dan Pemimpin Redaksi Majalah Bangkit Tani, Waspada Karjunapradja, sedang melakukan penandatanganan di cover Majalah Bangkit Tani sambil memperhatikan
Beras Organik Bangkit Tani.

Peluang investasi bisnis dan produk-produk andalan berbagai daerah menjadi pusat perhatian di Pameran Pengembangan Daerah de­ngan tajuk Bangda Expo 2009 yang dilaksanakan di Gedung Kartika Expo Balai Kartini, Jakarta, 6 - 8 November 2009. Pameran ini dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi.

ajangpamer2“Pameran ini diadakan untuk mengenalkan berbagai produk unggulan daerah,” ujar Irfan, staf dari PT. Dimeta Internusa, Professional Convention Organizer. Tercatat, sebanyak 200 pemerintahan daerah memamerkan produk-produk ungulan dari sektor industri kecil dan menengah. Produk konkret seperti hasil kerajinan tangan, olahan makanan, batik, hingga ke hasil produksi pertanian.

“Saya harap, pameran ini memiliki dampak positif bagi pengembangan dan pembangunan produk-produk daerah,” tukas Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi. Mantan Gubernur Sumatera Barat ini sangat menikmati perjalanan mengunjungi stand pameran. Dengan seksama, ia berkeliling dan memperhatikan setiap penjelasan dari penjaga stand tentang produk yang dipamerkan.

Setelah mengelilingi berbagai stand dari pemerintah daerah. Gamawan Fauzi menyempatkan singgah di stand majalah Bangkit Tani. Ia melihat-lihat majalah yang dipamerkan. Setelah beberapa lama ia bertanya, ia menyempatkan menandata­ngani majalah Bangkit Tani. “Saya harap, majalah Bangkit Tani bisa bekerjasama , sejalan dengan Pemerintah Daerah untuk mengkakomodir informasi-informasi dari pengembang­an daerah, terutama di bidang pertanian. Media ini bisa menjadi penyedia informasi yang sangat dibutuhkan oleh para wira­swastawan, pengusaha, dan masyarakat yang bekerja di sektor pertanian.”

Selain majalah Bangkit Tani, kehadiran beras organik dengan merk “Bangkit Tani” juga menyita perhatian Gamawan Fauzi. Ia mengatakan, padi jenis organik ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk kembali ke pola hidup sehat.

ajangpamer3

Gamawan Fauzi sangat mengagumi kehadiran Beras Organik Bangkit Tani. Hal ini bukan tanpa alasan, beras ini dihasilkan oleh pertanian pola System of  Rice Intensification (SRI) tanpa memakai bahan kimia. Beras Organik Bangkit Tani ini diproduksi di daerah Cianjur yang notabene memiliki kualitas persahawan yang baik di provinsi Jawa Barat. Saat ini Beras Orga­nik Bangkit Tani telah dipasarkan ke berbagai wilayah, terutama di Jabodetabek. “Beras Organik ini patut dikembangkan karena memiliki nilai jual tinggi. Beras ini juga kelak bisa menjadi produk unggulan daerah bila dikelola dengan baik,” ujar Gamawan Fauzi.

Bangda Expo 2009 selain menyuguhkan berbagai potensi dan produk unggulan daerah, juga dijadikan sebagai ajang untuk menonjolkan ciri khas suatu daerah. Semisal produk batik. Hasil karya bangsa Indonesia yang sudah diakui di dunia inimenjadi pilihan utama pengunjung untuk dibeli. Tak pelak, batik khas seperti batik Solo, batik Jepara, dan batik Jogyakarta menjadi komoditi yang laris di pameran ini.

Berbagai daerah juga berusaha memperkenalkan produk-produk pertanian dan perikanan seperti budidaya rumput laut yang digalakan oleh Pemerintah Kota Bontang. Tak mau kalah, Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan, mengenalkan sistem pengolahan tepung yang berasal dari bahan dasar pisang. Hasil olahan produk pertanian ini menyita perhatian pengunjung. Berbagai komoditas produk unggulan daerah ini kelak dapat menghidupkan perekonomian yang dikelola oleh usaha kecil dan menengah.

Acara yang digelar selama tiga hari ini diisi dengan berbagai aktivitas yang memeriahkan rangkaian acara. Selain pameran, diadakan aktivitas seperti seminar, temu bisnis, games, dan hiburan. (Iwa)

Anda dapat memberi komentar untuk artikel ini.

Tulis Komentar Anda