
Pertanian, menjadi sektor penting penunjang penghasilan Kabupaten Tulungagung. Oleh karena itu, Heru Tjahjono sangat memuliakan dunia pertanian dengan berbagai program kerjanya.
Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu Kabupaten di propinsi Jawa Timur yang memiliki kesuburan tanah dan sebagai pusat pertanian, terutama tanaman padi. Sebagian besar warga Kabupaten Tulungagung merupakan petani yang tergolong petani maju. Hal ini terbukti dengan hasil pertanian Kabupaten Tulungagung telah memenuhi swasembada pangan dengan produk andalan beras Tulungagung. Pemerintah daerah dan petani serta pihak swasta bergotong royong bersama-sama membangun bidang pertanian di Kabupaten Tulungagung. Kebersamaan ini terungkap jelas dari hasil wawancara Bupati Tulungagung, Ir. Heru Tjahjono, MM, dengan tim Majalah Bangkit Tani disela-sela acara pelantikan pejabat Eselon II dan III. (Rizky S.)
Bagaimana sejauh ini peran pemerintah daerah terhadap pertanian di Kab Tulungagung?
Petani merupakan salah satu tonggak atau soko guru bangsa sehingga perlu perhatian khusus terhadap petani. Dengan perhatian tersebut, petani merasa aman terhadap hasil pertaniannya. Langkah-langkah konkretnya yang kami lakukan seperti perhatian langsung terhadap petani dengan meningkatkan peran aparat daerah terhadap hasil petani, bantuan-bantuan infrastruktur, membantu petani untuk mendapatkan bibit dengan kualitas bagus dan unggulan serta memberikan bimbingan terhadap petani untuk menghasilkan bibit yang berkualitas unggul. Selain itu, kami juga memperbaiki sarana transportasi dari desa ke kota dibangun dengan layak sehingga distribusi hasil-hasil pertanian tidak mengalami kesulitan, kebutuhan akan pupuk kita penuhi dengan tepat waktu dan tercukupi. Dengan langkah-langkah tersebut, alhamdulilah, Kabupaten Tulungagung sampai saat ini tidak pernah mengalami kesulitan di bidang pertanian seperti kelangkaan pupuk.
Perkembangan pertanian ke depan akan semakin maju dengan menerapkan sistem keamanan terhadap lingkungan dan manusia. Peran apa yg telah pemerintah daerah terapkan untuk mendukung perkembangan tersebut?
Pertanian tidak hanya semata-mata memandang hasil saja, tetapi keamanan dan kelestarian lingkungan menjadi nilai luhur dari arti sebuah pertanian. Untuk itu Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung telah menerapkan penggunaan pupuk organik dan mengurangi pemakaian atau penggunaan pupuk kimia sehingga kesuburan tanah akan tetap terjaga.
Terobosan-terobosan apa saja yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam meningkatkan perkembangan pertanian?
Banyak terobosan-terobosan yang telah kami lakukan untuk menunjang perkembangan pertanian di Kab Tulungagung, di antaranya agro input diperhatikan terutama pada benih dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung memfasilitasi petani dengan kebun dinas khususnya untuk benih.
Pupuk menjadi kebutuhan utama bagi petani sehingga hal ini menjadi perhatian khusus bagi kami. Telah kami siapkan dana APBD untuk pupuk sebesar 1M. Kami juga menerapkan pupuk simpanan, dimana nantinya pupuk ini akan kami gunakan saat terjadi kesulitan pupuk atau harga sedang naik maka di Tulungagung tidak akan mengalami kesulitan pupuk. Pengairan di Tulungagung sangat tercukupi karena daerah kami tidak pernah mengalami kesulitan air hal ini berkat kerjasama dinas-dinas yang berkaitan dan berkompeten. Tanaman akan mengalami masa panen, masa panen merupakan hal yang paling penting dari pola tanam karena masa ini menjadi finishing. Terobosan yg telah kami lakukan dengan memfasilitasi petani dengan kendaraan yg terbuat dari truk dimana telah kami rombak total sehingga dalam 1 truk terdapat mesin selep, pengering, dan pengolah sehingga saat pulang dari lahan, petani tidak lagi membawa gabah tetapi membawa beras yang siap jual dan siap masak. Pegawai-pegawai negeri di kabupaten Tulungagung harus makan beras asli petani Tulungagung dan hal ini kami namakan sebagai ‘Gerakan Moral Pertanian Kabupaten Tulungagung’. Untuk komoditas sayur-mayur, kami telah bekerjasama dengan perusahaan dari Taiwan Java Green, untuk komoditi buah-buahan khususnya belimbing hasil pengolahan dipasarkan perusahaan-perusahaan yang bekerjasama dengan Kabupaten Tulungagung sehingga petani belimbing tidak akan mengalami kesulitan. Pengendaliaan OPT di Kabupaten Tulungagung dilaksanakan dengan terpadu. Aplikasi dilakukan bersama-sama antara petani dan aparat pemerintah. Penggunaan obat-obatan tanaman juga terpantau oleh dinas pertanian, pemakaian dosis, cara aplikasi penyemprotan, pengamatan terpantau dengan baik sehingga faktor keamanan lingkungan dan PHPT (pengendalian hama dan penyakit terpadu) terlaksana dengan baik.
Harapan apa yg ingin bapak sampaikan tentang perkembangan pertanian ke depan?
Program-program pertanian yg berjalan tidak hanya terlaksana dalam jangka waktu 5 tahun atau sesuai periode pimpinan saja tetapi dapat berjalan sesuai kebutuhan kondisi di lapang dan akan selalu berpihak pada petani.(**)